Penyakit Hipertensi Pada Anak

Penyakit Hipertensi Pada Anak Gejala dan Cara Mengatasinya – PenyakitDarahTinggi.com,- Hipertensi tidak hanya dialami oleh orang yang sudah dewasa, ternyata anak-anak juga bisa mengalaminya. Bahkan bayi yang baru lahir juga beresiko terkena hipertensi. penyakit hipertensi pada anak memang persentasinya sangat kecil, di indonesia sendiri pasien yang menderitanya sangat sedikit. Meksipun begitu, tidak ada jaminan anak anda akan terbebas dari penyakit yang berbahaya ini. Anda tetap harus waspada, sebab jika seorang anak mengalami hipertensi ketika masih dini akan mengancam keselamatan jiwanya.

Ada dua kategori penyakit hipertensi pada anak. Diantaranya adalah hipertensi primer yang penyebabnya tidak dapat diidentifikasi dengan jelas. Analisa tim dokter untuk penyakit ini adalah faktor keturunan, stress saat mengandung dan obesitas atau kegemukan. Kategori kedua adalah hipertensi sekunder, yaitu jika penyebabnya bisa diketahui dengan jelas, misalnya ada komplikasi dari gagal ginjal atau tingginya asupan garam dan kolesterol.

Penyakit Hipertensi Pada Anak Gejala dan Cara Mengatasinya - PenyakitDarahTinggi.comGejala Penyakit Hipertensi Pada Anak :

  • Gejala penyakit hipertensi pada anakĀ  yang biasa timbul adalah anak akan mengalami sakit kepala yang sering.

Sakit kepala pada anak ini berbeda dengan sakit karena demam atau karena penyakit biasa, anak akan merasa sakit yang tidak sembuh-sembuh dan bisa muncul secara tiba-tiba. Sakit kepala yang muncul juga biasanya disertai dengan penglihatan yang menjadi buram bahkan kabur. Jika sang anak tidak kuat menahan rasa sakit ini, maka akan mengalami mual dan muntah-muntah.

  • Gejala penyakit hipertensi pada anak yang selanjutnya adalah terjadi pembengkakan pada bagian kaki dan tangan.

Pembengkakan ini biasanya akan terlihat seperti memar, dan tidak akan sakit jika ditekan, berbeda dengan memar karena jatuh, anak akan menangis ketika disentuh, sebab memar disana menimbulkan rasa sakit. Jika hal ini terjadi pada anak anda segeralah untuk memeriksa tekanan darahnya.

  • Gejala yang terakhir adalah anak mengalami keringat berlebih.

Keringat berlebihan ini biasanya muncul setiap saat, bukan hanya ketika sedang beraktivitas di cuaca yang panas, namun ketika sedang tidur juga sang anak akan mengalami keringat berlebihan. Jika gejala ini disertai dengan berat badan yang menurun ditambah gelisah setiap hari tidak salah lagi anak anda mengalami hipertensi. Jika dibiarkan maka anak akan mengalami muntah-muntah tanpa ada penyebab yang jelas serta akan mengalami kerusakan pada beberapa organ sperti ginjal dan jantung.

Cara mengatasi penyakit hipertensi pada anak. Hal yang harus dilakukan setelah anak menunjukan gejala terkena serangan hipertensi adalah dengan melakukan upaya untuk menekan tekanan darah agar kembali normal. Salah satunya adalah dengan memulai diet garam. Disamping itu, pengobatan lebih lanjut akan diberikan sesuai dengan derajat berat ringannya hipertensi yang di derita oleh anak anda. Sambil menunggu diagnosis yang tepat, sebaiknya anda mencoba dengan obat alami yang berasal dari tanaman tradisional atau obat antihipertensi seperti farmakologik. Namun harus diberikan sesuai dengan dosis yang tepat. Agar tidak mengalami efek samping berbahaya.

Penyakit Hipertensi Pada Anak | admin | 4.5