Cara Mengontrol Tekanan Darah Tinggi Pada Orang Lanjut Usia

Tekanan darah tinggi pada lansia merupakan faktor risiko utama untuk penyakit jantung. Sehingga, mengontrol tekanan darah sangat penting dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap penyakit ini dan juga untuk meningkatkan kesehatan jantung Anda. Kontrol tekanan darah yang buruk pada orang dengan hipertensi dapat menyebabkan seseorang mengalami gagal jantung, stroke, penyakit ginjal kronis, dan serangan jantung.

Perubahan gaya hidup harus dilakukan jika ingin tekanan darah Anda tetap terkontrol. Mengontrol asupan makan dan melakukan olahraga teratur merupakan dua hal penting yang harus Anda lakukan.

   Mengontrol asupan makan

  • Makanan yang Anda makan rupanya dapat memengaruhi tekanan darah Anda. Orang dengan hipertensi disarankan untuk mengurangi asupan garamnya. Hal ini karena garam secara tidak langsung dapat meningkatkan volume darah dengan cara menambahkan air ke dalam aliran darah. Sehingga, hal ini kemudian dapat meningkatkan tekanan darah.
  • Diet rendah garam terbukti dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Tidak hanya konsumsi garam meja saja yang Anda kurangi, namun juga termasuk makanan yang mengandung garam tersembunyi. Seperti, pada makanan kemasan, makanan ringan tinggi garam, dan makanan cepat saji.
  • Selain garam, Anda juga harus mengurangi konsumsi makanan dengan lemak tinggi. Pilihlah makanan sumber lemak sehat, seperti alpukat, salmon, tuna, minyak zaitun, kacang-kacangan, dan lainnya, untuk memenuhi kebutuhan asupan lemak Anda.
  • Tak ketinggalan, Anda juga dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan, setidaknya lima porsi per hari. Nutrisi penting dan serat yang banyak terkandung dalam sayuran dan buah-buahan dapat membantu Anda dalam menurunkan tekanan darah.

   Melakukan olahraga teratur

Olahraga penting dilakukan untuk menjaga kebugaran tubuh Anda. Selain itu, juga untuk membantu mengendalikan berat badan Anda, sehingga olahraga juga turut membantu mengontrol tekanan darah. Anda disarankan untuk melakukan olahraga teratur setidaknya 30 menit per hari.

Bagi lansia, olahraga dapat dilakukan sekaligus dengan melibatkan rutinitas yang dilakukan sehari-hari. Misalnya, melakukan pekerjaan rumah tangga (seperti menyapu dan mengepel lantai) dan berjalan lebih sering. Melakukan rutinitas sehari-hari sekaligus olahraga sederhana ini sudah cukup membantu meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan.

  Bagaimana dengan konsumsi obat?

Mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat mungkin sangat sulit bagi sebagian orang. Sehingga, banyak dari mereka yang memanfaatkan obat untuk menurunkan tekanan darah. Namun, minum obat hipertensi tanpa dibarengi dengan perubahan gaya hidup hanya akan memberi hasil yang kurang optimal. Jadi, bagaimanapun sebaiknya Anda juga melakukan perubahan gaya hidup walaupun sudah minum obat.

Sebaiknya konsultasikan dengan dokter mengenai obat hipertensi apa yang sesuai untuk Anda dan berapa dosisnya. Mulailah dengan dosis rendah untuk menghindari penurunan tekanan darah yang terlalu cepat atau berlebihan. Penurunan tekanan darah berlebihan dapat meningkatkan efek samping. Selain itu, lansia dengan berbagai macam penyakit tentu perlu mengonsumsi berbagai macam obat. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai keamanan penggunaan obat-obat tersebut secara bersamaan.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.